Obat Penyakit Mata, Penyakit Kanker, Obat Diabetes yang aman dan berkhasiat hanya di naturallyplusherbal.com. Kami melayani pesan antar dengan garansi sampai tujuan.

Archive for the ‘:: Penyakit Kanker Usus, Tumor Usus’ category

Cara Mencegah Kanker Usus: Lindungi Usus dengan Diet Tinggi Serat

Cara Mencegah Kanker Usus:

sayur-kaya-seratTRIBUNNEWS.COM – Diet vegetarian atau diet serat ternyata dapat membantu melindungi kita dari gangguan usus.

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr Francesca Crowe dari Unit Epidemiologi Kanker di Universitas Oxford, yang diterbitkan online di British Medical Journal, melibatkan 47.033 orang dewasa di Inggris, dan 15.459 di antaranya adalah vegetarian.

Setelah meneliti setidaknya 11,6 tahun dan menemukan ada 812 kasus penyakit divertikular yang menyebabkan kondisi kram, kembung, sembelit dan diare. Para peneliti menemukan vegetarian dalam kelompok ini memiliki risiko 30% lebih rendah memiliki penyakit tersebut, dibandingkan dengan mereka yang makan daging, atau ikan atau keduanya.

» Read more: Cara Mencegah Kanker Usus: Lindungi Usus dengan Diet Tinggi Serat

:: Incoming search terms for the article:
pengobatan radang usus besar

Resiko Kanker Usus: Kurangi Resiko Kanker Usus dengan Aspirin

Resiko Kanker Usus:

imageTRIBUNNEWS.COM – Aspirin yang dikonsumsi secara terus menerus mampu mengurangi 60 persen kanker kolorektal (usus) pada orang yang menderita penyakit turun-menurun itu. Demikian menurut laporan jurnal The Lancet, akhir pekan lalu.

Penelitian yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama dan menggunakan sampel yang luas ini, menguatkan bukti lain bahwa aspirin dapat melindungi usus besar dan rektum dari kanker.

Studi tersebut melibatkan sejumlah penderita Lynch Syndrome, kesalahan genetis yang mengubah susunan sel sehingga menyebabkan berbagai macam kanker, termasuk kanker usus.

Sebanyak 861 pasien dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Satu kelompok mengonsumsi dua butir aspirin berdosis 600 mg setiap hari, kelompok lain mengonsumsi pil biasa, atau disebut juga plasebo, sedikitnya dua tahun. Kemudian usus besar mereka diperiksa.

» Read more: Resiko Kanker Usus: Kurangi Resiko Kanker Usus dengan Aspirin

Penyakit Kanker Usus Besar: Dikira Sakit Maag, Ternyata Kena Kanker Usus Besar

Penyakit Kanker Usus Besar:

Penyakit Kanker Usus BesarJakarta, Abdullah tidak menyangka bahwa rasa perih di perut yang dialaminya selama 2 bulan merupakan gejala awal dari kanker usus besar. Semula ia hanya mengira dirinya terkena penyakit maag.

"Awalnya saya kira sakit maag, karena kalau malam terasa perih. Tapi setelah diberikan obat maag tidak juga sembuh," ujar Abdullah Al Juffry dalam acara Patient Gathering Sanofi Aventis ‘Kanker Usus Besar Bisa Dicegah’ di Hotel Sahid Jaya, Sabtu (14/5/2011).

Kondisi itu ia alami sejak Juni 2001. Setelah 2 bulan tidak juga ada kesembuhan maka sang kakak menganjurkan Abdullah untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut yaitu CT-scan. Ternyata diketahui adanya hambatan di usus besarnya dan pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan adanya kanker usus besar.

"Saat didiagnosis kanker usus besar saya merasa dunia seperti runtuh, mau kiamat. Semua anggota keluarga juga kaget," ungkap pria yang dulu bekerja sebagai praktisi perbankan.

» Read more: Penyakit Kanker Usus Besar: Dikira Sakit Maag, Ternyata Kena Kanker Usus Besar

Penyebab Kanker Usus: Bakteri Resmi Jadi ‘Tersangka’ Penyebab Kanker Usus

Penyebab Kanker Usus:

Super Lutein, S Lutena: Anti Kanker No.1 di JepangBoston, Selama ini kanker usus lebih banyak dikaitkan dengan pilihan menu makan yang tidak sehat, khususnya yang kurang memiliki serat. Kini peneliti menemukan ‘tersangka’ lain yang bisa memicu kanker usus, yakni infeksi bakteri Fusobacterium.

Untuk pertama kalinya, para peneliti dari Dana-Farber Cancer Institute di Boston dan Simon Fraser University di Kanada mengungkap adanya hubungan antara kanker usus dengan infeksi bakteri. Pada penderita kanker usus, jumlah bakteri Fusobacterium di usus cenderung meningkat.

Belum dipastikan apakah peningkatan bakteri itu merupakan pemicu langsung terjadinya kanker usus, atau sebaliknya kanker usus menyebabkan populasi Fusobacterium meningkat. Namun demikian, pada intinya kedua kemungkinan itu sama-sama sangat berharga dalam penanganan kanker usus.

Jika benar Fusobacterium merupakan penyebab langsung kanker usus, maka kelak kanker usus tidak harus diradioterapi ataupun dikemoterapi melainkan cukup diobati dengan antibiotik. Vaksin pencegah kanker usus juga bisa dibuat jika memang pemicunya adalah mikroorganisme.

» Read more: Penyebab Kanker Usus: Bakteri Resmi Jadi ‘Tersangka’ Penyebab Kanker Usus

Penyakit Kanker Usus Besar: Gejala dan Pencegahan Penyakit Kanker Usus Besar

Penyakit Kanker Usus Besar:

kanker-usus-besarSakit perut. Itulah keluhan yang kerap dirasakan Prasetyo, 45 tahun, selama tiga tahun sebelum akhirnya divonis menderita kanker kolorektal (usus besar).

Awalnya, dia dinyatakan dokter menderita radang usus, sehingga hanya diberi obat antiradang, penghilang rasa sakit, dan antibiotik. Namun, obat-obatan itu tak pernah mampu menghilangkan keluhannya secara tuntas. Alhasil, sakit perut itu berulang, dan selalu berulang. Sampai suatu ketika, ia merasakan sakit yang hebat di perutnya.

Prasetyo pun kembali ke dokter. Kali ini, dokter mengatakan, ada perlengketan di usus besarnya sehingga harus dilakukan pembedahan. Sebagian usus besarnya pun dipotong. Selesai masalah? Ternyata tidak. Prasetyo yang perokok berat ini masih sering merasakan sakit di perut. Tubuhnya pun makin kurus, dan kerap mengalami diare. Penyebab dari sakit perut itu akhirnya diketahui lewat pemeriksaan di sebuah rumah sakit besar di Bandung. Kanker dipastikan telah bersarang di usus besar Prasetyo, dan telah mencapai stadium IV. Empat bulan setelah mendengar vonis ini, Prasetyo berpulang untuk selama-lamanya.

Kanker usus besar adalah salah satu jenis kanker yang cukup sering ditemui, utamanya pada pria dan wanita berusia 50 tahun atau lebih. Pada pria, kanker usus besar menempati urutan ketiga sebagai kanker tersering yang ditemui setelah kanker prostat dan paru-paru. Sementara pada wanita, kanker ini pun menempati urutan ketiga setelah kanker payudara dan paru-paru. ”Dari berbagai laporan, di Indonesia terdapat kenaikan jumlah kasus (kanker usus besar), meskipun belum ada data yang pasti. Data di Departemen Kesehatan didapati angka 1,8 per 100 ribu penduduk,” tutur dokter Adil S Pasaribu, SpB KBD, spesialis bedah dari Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta.

» Read more: Penyakit Kanker Usus Besar: Gejala dan Pencegahan Penyakit Kanker Usus Besar

Pencegahan Penyakit Kanker Usus: “Buah Naga Cegah Kanker Usus”

Pencegahan Penyakit Kanker Usus:Buah-naga-cegah-kanker-usus

TRIBUNNEWS.COM – Buah naga mempunyai khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Manfaat buah naga diantaranya sebagai penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pencegah kanker usus, mengurangi kolesterol, pencegah pendarahan dan mengobati keluhan keputihan.

Buah naga biasanya dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai penghilang dahaga, karena buah naga mengandung kadar air tinggi sekitar 90 % dari berat buah.

Rasanya cukup manis karena mengandung kadar gula mencapai 13-18 briks. Buah naga juga dapat disajikan dalam bentuk jus, sari buah, manisan maupu selai atau beragam bentuk penyajian sesuai selera anda.

» Read more: Pencegahan Penyakit Kanker Usus: “Buah Naga Cegah Kanker Usus”

:: Incoming search terms for the article:
manfaat buah naga bagi pencegahan sel kanker
Obat Penyakit Mata | Obat Penyakit Kanker | Obat Penyakit Diabetes
Creating History Together With ArenaBetting Euro 2012 JASA PEMBUATAN WEBSITE JASA WEB DESIGN JASA PEMBUATAN WEBSITE Mobile Web Designer Toko Kacamata Oakley Murah Sandal sepatu crocs murah JASA WEB DESIGN Contoh Design website Contoh website keren Mobile Web Designer Fanpage Designer YOGYAKARTA Creating History Together With ArenaBetting Euro 2012 Creating History Together With ArenaBetting Euro 2012 Betwin188.com Agen Bola Terbaik Dukung Anti Rasisme EURO 2012